benner-6Banner-5lancing-gerakan-menghapal-qur--anbanner-hab
Hati-hati dengan segala pungutan liar yang mengatasnamakan Kantor Kemenag Kab.Tasikmalaya-.apabila menemukan segera laporkan.Segenap Pegawai Kantor Kementerian Agama Kab.Tasikmalaya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 H Mohon Maaf Lahir dan Bathin.
Mutiara Hikmah

Dan janganlah sebagian kamu memakan harta sebahagian yang lain diantara kamu dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian dari pada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui. QS. al-Baqarah: 188

Jadwal Kegiatan
<< Oktober 2014 >>
MnSnSlRbKmJmSb
28293001020304
05060708091011
12131415161718
19202122232425
26272829303101

Pengumuman
Silaturahmi Idul Fitri 1435 H
06-08-2014 10:38:29

Undangan Silaturahmi Idul Fitri 1435 H Silahkan Klik Disini


Edaran Optimalisasi Website
15-08-2013 14:36:57

Edaran Optimalisasi Website Tasikmalaya.kemenag.go.id Klik disini


Admin Online
Admin I
Admin II
Link
Kemenag-RILPSE-Jabare-MPAE-DocMonitoring-PencairandumAS
Informasi
Himbauan-pencairan-anggaran-Bantuan-Siswa-Miskin--BSM-Jadwal-Pembinaan-Penyuluh-Agama-Islam-Non-PNSJuklak-MenghafalEdaran-optimalisasi-website-tasikmalaya-kemenag-go-idPID
Beranda » Penmad » Kurikulum

 Urgensi Bimbingan Teknis Kurikulum 2013 Bagi Kepala Madrasah

URGENSI BIMBINGAN TEKNIS KURIKULUM 2013

BAGI KEPALA MADRASAH

 

Guru adalah pendidik profesional yang mempunyai tugas utama dan kewajiban; merencanakan pembelajaran, mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah serta tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah (Permenneg PAN dan RB No, 16 Tahun 2009). Agar dapat melaksanakan  tugas dan kewajibannya tersebut, guru yang profesional harus memiliki penguasaan terhadap sejumlah kompetensi yaitu pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian (Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007). Oleh karena itu, Pemahaman guru pada kurikulum baru ya’ni Kurikulum tahun 2013 secara menyeluruh sangat diperlukan agar tujuan awal dari diberlakukannya kurikulum tersebut dapat terwujud sebagai outcome dari kinerja guru terhadap pelaksanaan tugas dan kewajibannya. Dengan demikian, guru yang profesional diharapkan mampu berpartisipasi dalam pembangunan nasional untuk mewujudkan insan Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan YME, unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki jiwa estetis, etis, berbudi pekerti luhur, dan berkepribadian.

Dalam upaya memantapkan pemahaman Guru Madrasah pada Kurikulum 2013, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya beberapa waktu yang lalu tepatnya hari Rabu tanggal 19 Februari 2014 telah menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Kurikulum 2013 bagi Kepala-Kepala Madrasah yang ada di lingkungan kerjanya. Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kemenag ini diikuti secara antusias oleh sedikitnya 170 orang peserta yang terdiri dari Kepala Madrasah Aliyah dan Tsanawiyah perwakilan dari setiap Kelompok Kerja Madrasah (KKM)

Tujuan utama dari kegiatan yang di selenggarakan di Aula PSBB MAN Cipasung ini adalah untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada kepala-kepala madrasah tentang desain, model dan aplikasi kurikulum 2013, hingga untuk merealisasikannya Kantor Kementerian Agama Kab. Tasikmalaya menghadirkan beberapa Narasumber Profesional di bidang kurikulum dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat dan Universitas Pendidikan Indonesia Bandung. 

Melalui Bimbingan Teknis Kurikulum 2013 ini Kepala Kantor Kemenag berharap agar semua peserta yang telah mengikuti kegiatan ini dapat men-share ilmu yang telah diperoleh dari kegiatan tersebut pada Guru-Guru Madrasah lain yang ada di wilayah KKM-nya sebagai manifestasi upaya akselerasi pemberlakuan Kurikulum 2013 pada seluruh Madrasah baik MI, MTs, maupun MA yang ada di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupatewn Tasikmalaya. (red.hot)    

Baca Selebihnya..
 Dirjen Pendis: Madrasah Harus Miliki Program Unggulan

Jakarta (Pinmas)— Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Prof. Dr. Nur Syam menegaskan, setiap madrasah kini harus memiliki keunggulan yang berbeda di antara madrasah dan lembaga pendidikan setara lainnya karena tuntutan masyarakat terhadap kualitas pendidikan makin menguat.

Tidak ada jalan lain bagi madrasah, selain harus tampil beda dengan keunggulan yang dimiliki juga harus berkualitas dari sisi penyelenggaraan pendidikan, kata Nur Syam tatkala meninjau pelaksanaan Ujian Nasional tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Jakarta, Senin (6/5).

Dirjen Pendis Nur Syam bersama Kepala Kanwil Kemenag Prov DKI Jakarta Akhmad Murtado, Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi Kidup Supriyadi dan sejumlah pejabat lainnya, Senin pagi, memantau pelaksanaan UN di MI Negeri 16 Cipayung dan MI Terpadu Al-Hamid di Cilangkap. Kedua madrasah itu berada di kawasan Jakarta Timur.

Ketika meninjau MIN 16 di Cipayung, Dirjen Pendis mendengarkan penjelasan dari kepala madrasah bersangkutan, H. Muhammad Zubad yang menyebut bahwa animo masyarakat untuk mamasukkan putra-puterinya ke lembaga pendidikan Islam tersebut makin tinggi. Di sisi lain, jumlah kelas makin terbatas.

Hal itu dibenarkan Kanwil Kemenag DKI Akhmad Murtado. Minat orang tua kini berubah, bukan hanya dari kalangan menengah ke bawah tetapi kelas atas pun berebut memasukkan anaknya ke madrasah. Jadi, meski madrasah banyak berada di pinggir kota, tetapi bukan berarti untuk di Jakarta siswanya anak pinggiran karena ternyata dari sisi kualitas mereka mampu bersaing.

Terkait dengan kualitas itu, Dirjen Pendis mengatakan, madrasah harus unggul. Dengan keunggulan yang dimilikinya itulah maka ke depan madrasah itu bisa bersaing dengan sekolah pada umumnya.

Jika di salah satu madrasah ada pendidikan bahasa Arab, bisa jadi untuk madasah lain mengajarkan bahsa Mandarin dan Arab atau Inggeris. Demikian juga untuk program ekstra sehingga bisa menarik kepercayaan orangtua murid untuk memasukan putranya ke madrasah bersangkutan. “Jadi, unggul di satu bidang tanpa mengabaikan kualitas lainnya,” ia menjelaskan.

Di MI Terpadu Al-Hamid di Cilangkap, Nur Syam mendapat penjelasan seputar lembaga pendidikan swasta dari Kepala MI Siti Aisah dan pengasuh Ponpes Al Hamid, KH Lukman Hasan. Di lembaga tersebut dirjen memberi apresiasi karena ternyata lembaga pendidikan tersebut memiliki keunggulan-keunggulan tersendiri, seperti siswa hafal Al Quran dan menguasai selain Bahasa Arab juga Inggeris.

Namun ia mengingatkan hendaknya lembaga pendidikan tersebut konsisten mengembangkan faham Ahli Sunnah Wal Jamaah, yaitu ajaran Islam yang rahmatan lil alamin.

Kini banyak orangtua mau memasukan putra-puterinya ke madrasah karena memang madrasah memiliki keunggulan. Soal uang kini tak persoalan, karena kebanyakan orangtua yang menyekolahkan anaknya di madrasah memiliki latarbelakang ekonomi kuat. (ant/ess)

 

Baca Selebihnya..
 Kalender PDDKN dan Pedoman Penyusunan Kalender Pendidikan

Kalender PDDKN dan Pedoman Penyusunan Kalender Pendidikan Madrasah Tapel 2012_2013

Baca Selebihnya..

Artikel berkaitan dengan » Kurikulum
    idul-fitri
    Stop-Korupsi
    PID